Showing posts with label Email dari Wan Fadillah. Show all posts
Showing posts with label Email dari Wan Fadillah. Show all posts

Sunday, November 27, 2011



Seorang anak yatim melukis gambar "ibu"nya dan tidur bersama lukisan itu : Ya Allah...sekiranya kita ternampak anak-anak yatim berikanlah mereka bukan hanya barangan material seperti makanan, tapi beri mereka pelukkan & ciuman yang jarang mereka dapat tetapi amat diperlukan dan dirindui....

Adakah anak aku akan begini apabila aku pergi meninggalkan dia nanti…?
Adakah ada yang sudi menyambung dan memberi kasih sayangku pada dia apabila aku tiada nanti…?
Adakah ada yang akan memeluk anakku untuk dia rasakan yang dia sentiasa dalam keadaan yang selamat?...
Adakah ada yang akan mengucup dahi anakku semasa dia tidur?...
Adakah ada yang akan menyuapkan anak ku makan dan minum?...
Adakah ada yang akan mandikan dan siapkan anakku setiap hari?...
Sesungguhnya aku takut untuk terus memikirkanyang lain-lain…tetapi aku redha akan ketentuanMu Illahi….
Ya’Allah..padaMu aku memohon, berikanlah aku kesihatan yang baik…padaMu jua aku meminta berikanku perlindunganMu…
Panjangkan umurku Ya’Allah…bagilah aku kesempatan membesarkan dan memelihara amanahMu sehingga dia dewasa…
berikanlah aku kekuatanMU Ya’Allah…hanya padaMu aku berserah Ya’Allah….
Kau Maha Pengasih..Maha Penyayang…Maha Pengampun….Maha SegalaNya….Amin….”

Monday, August 24, 2009

SEBIJI KURMA

Adalah sunnat berbuka puasa dengan buah kurma ini merupakan sunnah Rasulullah (s.a.w). Cerita yang menarik disebalik sebiji buah kurma......

Ibrahim bin Adham berniatziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma daripedagang tua di dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.


Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulankemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa.Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra.Ia shalat dan berdoa khusuk sekali.


Tiba-tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya."Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan warayang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT,"kata malaikat yang satu."Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram," jawab malaikat yang satu lagi.


Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkinamalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya."Astaghfirullahal adzhim" Ibrahim beristighfar.


Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemuipedagang tua penjual kurma.Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telahditelannya.


Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. "4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua.kemana ia sekarang ?" tanya Ibrahim."Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskanpekerjaannya berdagang kurma" jawab anak muda itu."Innalillahi wa innailaihi roji'un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?".


Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anakmuda itu mendengarkan penuh minat."Nah, begitulah" kata ibrahim setelah bercerita,"Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkaumenghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur kumakan tanpa izinnya?"."Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang.Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena merekamempunyai hak waris sama dengan saya.""Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu.


Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga.Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah merekayang termakan oleh ibrahim.4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra.


Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengarlagi bercakap cakap."Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara garamakan sebutir kurma milik orang lain.""O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telahmendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu.Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain.